Skip links

Dinas Perdagangan dan Perindustrian

KEPALA DINAS

Drs. ANDI SURA SUAIB, M.Si

SEKRETARIS DINAS

M. YASIN MALLINGKAI,  SS., M.Si.

VISI DAN MISI

VISI : “Meningkatnya kualitas sektor perdagangan dan industri berbasis ekonomi kerakyatan”

MISI :

1   Laju Perdagangan yang Efektif dan Berkualitas.

2   Mengembangkan Sarana dan Prasarana Pasar Daerah

3   Meningkatkan Potensi Usaha IKM dalam Penguatan Kelembagaan dan Perekonomian Masyarakat

4   Meningkatkan pembinaan Industri Kecil dan Menengah dengan menitik beratkan pada pemanfaatan sumber daya lokal serta optimalisasi pemanfaatan Kawasan Industri Gowa

5   Meningkatkan kualitas Profesionalisme Sumber Daya Aparatur dan Disiplin Kerja serta Tata Kelola

KEDUDUKAN

Kedudukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa merupakan unsur pelaksana teknis urusan pemerintahan yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas serta bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa

LATAR BELAKANG

Sektor industri dan perdagangan memiliki peranan strategis dalam pembangunan perekonomian Kabupaten Gowa. Hal ini dapat dilihat dalam peranannya yang penting dalam penyediaan kesempatan usaha, kesempatan kerja, peningkatan ekspor, lebih dari itu sector industri dan perdagangan lebih mampu bertahan terhadap krisis ekonomi di masa lalu karena, karakteristiknya yang fleksibel dan memanfaatkan sumberdaya local sehingga

dapat diandalkan mendukung ketahanan ekonomi. Dengan pertimbangan tersebut, maka pemerintah Kabupaten Gowa, akan terus meningkatkan kebijaksanaan pembinaan dan pengembangannya sehingga dapat berperan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi Kabupaten Gowa sejalan dengan misi Bupati Gowa dalam rangka menarik investor dan mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan potensi sumberdaya alam.

Dalam upaya pengembangan sector industri dan Perdagangan berbagai persoalan masih perlu mendapat perhatian, yaitu : (1). Kondisi Perindustrian dan Perdagangan yang pada umumnya masih terbatas baik dari aspek produktivitas, sumberdaya manusia, menajemen, teknologi permodalan dan pemasaran (2). Jaminan Pasar yang akan menyerap hasil produksi termasuk jaringan distribusi yang dapat berfungsi sebagai jalur pemasaran secara efisiensi, (3). Krisis ekonomi nasional yang belum sepenuhnya pulih, dan (4). Tantangan perkembangan liberalisasi perdagangan baik dalam kerangka kerjasama AFTA, APEC maupun GATT/WTO yang membawa dampak peningkatan persaingan usaha.

PROGRAM UNGGULAN

1   Terciptanya produk unggulan daerah OVOP (One Village One Product)

2   Terbentuknya sentra-sentra industri

Leave a comment

Name*

Website

Comment