Skip links

Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan

KEPALA DINAS

Drs. ROSTAM

Pangkat  :Pembina Utama Muda, IV/c

NIP. 19660116 198603 1 008

SEKERTARIS DINAS

SADAR AHDAR, S. Sos. M. Si

Pangkat  :Pembina, IV/a

NIP. 19610418 198503 1 010

VISI DAN MISI

Visi:

Visi Dinas Pemadam Kebakaran

Terwujudnya Dinas Pemadam Kebakaran yang Profesional dan Berorientasi pada Pelayanan Publik”

Misi:

Untuk mewujudkan visi tersebut diatas, akan dilakukan 4 (empat)  misi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pelayanan pencegahan, penanggulangan kebakaran dan Penyelamatan, serta penanganan bahan berbahaya dan beracun yang efektif, efisien, terarah dan modern dengan melibatkan seoptimal mungkin pemberdayaan masyarakat;
  2. Menyelenggarakan peningkatan kapasitas aparatur pemadam kebakaran dan kapasitas masyarakat serta melaksanakan penelitian dan pengembangan;
  3. Menyelenggarakan pengelolaan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran dan Penyelamatan;
  4. Meningkatkan interkoneksitas wilayah maupun antar lembaga dalam pelayanan pemadam kebakaran.

KEDUDUKAN DAN LATAR BELAKANG

  1. Kedudukan dan Dasar Hukum
  2. Kedudukan
  3. Dinas Pemadam Kebakaran berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati
  4. Dinas sebagaimana dimaksud pada poin 1 dipimpin oleh Kepala Dinas dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
  5. Dasar Hukum
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Perangkat Pemerintah Daerah.
  7. Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah Kabupaten Gowa.

Latar Belakang

Dinas Pemadam Kebakaran adalah unsur pelaksana pemerintah yang diberi tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas penanganan masalah kebakaran. Pasukan berbaju biru, para ksatria penantang api yang bekerja selama 24 jam dengan slogan:

“PANTANG PULANG SEBELUM PADAM”

Korps Pemadam di Indonesia sudah ada sejak zaman Hindia Belanda. Mereka disebut institusi elit pengaman kota. Berdasarkan sejarah, pemerintah Hindia Belanda mulai membentuk satuan pemadam pada tahun 1873 dengan nama Brandweer dan secara hokum dibentuk oleh Resident op Batavia melalui ketentuan Reglement op de Brandweer in de Afdeeling stand Vorstenden Van Batavia.

Di kabupaten Gowa, awalnya Pemadam kebakaran berada di bawah naungan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tahun 2012. Pada Januari 2017 Pemadam Kebakaran berdiri sendiri menjadi Dinas Pemadam Kebakaran.

PROGRAM UNGGULAN

Program Kegiatan
Peningkatan SDM Internal
  1. Pendidikan dan pelatihan petugas pemadam kebakaran oleh lembaga berkompeten
  2. Bimbingan dan pelatihan keselamatan kebakaran bagi Balakar yang telah dibentuk
  3. Bimbingan dan pelatihan keselamatan kebakaran bagi unit pemadam kebakaran di tempat kerja
  4. Pembinaan dan Peningkatan kapasitas dan kemampuan Balakar dan Unit Pemadam Kebakaran di tempat kerja
Penguatan Data dan Administrasi
  1. Penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran (RISPK) Kabupaten Gowa untuk periode 10 tahun
  2. Pendataan dan Pemeriksaan tempat-tempat penyimpanan dan penyaluran bahan berbahaya dan beracun
  3. Survei tempat dan kawasan rawan kebakaran
  4. Pendataan dan Pemeriksaan kelayakan APAR dan Penarikan Retribusi atas pemeriksaan
Peningkatan Sarana dan Prasarana
  1. Pembentukan sektor pemadam kebakaran
  2. Pembangunan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa
  3. Pengadaan mobil pompa pemadam kebakaran dan kelengkapannya serta armada pendukung
  4. Pemeriksaan, pemeliharaan dan perbaikan armada kebakaran dan kelengkapannya secara berkala
  5. Pelaksanaan Uji kesiap-siagaan keselamatan kebakaran pada unit pemadam kebakaran di tempat kerja yang sudah terbentuk
Peningkatan Kesiagaan Dan Pencegahan Bahaya  Kebakaran
  1. Sosialisasi dan penyuluhan penggunaan APAR kepada Pemilik dan Pengelola Gedung
  2. Pemeriksaan kesiap-siagaan kebakaran bangunan dan lingkungan bangunan gedung
  3. Pemeriksaan dan pengawasan keselamatan kebakaran terhadap rencana dan pelaksanaan konstruksi bangunan dan lingkungan bangunan
  4. Pembentukan Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar)
  5. Pembentukan Unit Pemadam Kebakaran di tempat kerja

STRUKTUR ORGANISASI

Leave a comment

Name*

Website

Comment