Beautiful Malino digelar pada tanggal 14-15 Juli mendatang

Pemerintah Kabupaten Gowa akhirnya menetapkan jadwal event Beautiful Malino dilaksanakan pada 14-15 Juli mendatang.
Waktu ini dimajukan dari jadwal sebelumnya 4-5 Agustus yang disorong oleh Slemmersindo yang ditunjuk selaku event organizer (EO).
Hasil ini sesuai dengan rapat ekspose yang digelar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama sejumlah pimpinan SKPD terkait di ruang rapat bupati, Selasa (4/4/2016).
“Jadi jadwal nya kita majukan dari Agustus ke pertengahan Juli. Ini karena ada masukan dari pak Sekda tadi bahwa kalau awal Agustus itu musim kemarau, bunga-bunga di Malino lagi kering. Kalau awal Juli kita takutnya orang habis lebaran, jadi mungkin masih sibuk bersama keluarga,” katanya.
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malagani, Sekda Muchlis, Kepala Dinas Pariwisata Sofyan Hamdi , Ketua DPRD Ansar Zainal Bate, Kepala Dinas Pendidikan dr. Salam, Kepala Badan Lingkungan Hidup Lutfi Latif, Kepala Dinas Pertanian Zulkarnain, Kepala Disperindag Andi Sura.
Koordinator EO Slemmersindo, Muhammad Ikhlas atau akrab disapa Iko, menjelaskan dalam event Beautiful Malino nantinya tujuh item kegiatan yang akan meramaikan.
Seperti, sepeda gunung, lari lintas alam, parade bunga, music festival, bincang budaya, summer camp, dan pameran pembangunan.
“Parade bunga itu nantinya akan diisi dengan pemilihan putri bunga. Summer camp juga bisa diikuti kurang lebih 50 tenda, lalu pameran pembangunan ini mungkin akan ditampilkan foto-foto tentang bagaimana Gowa beberapa tahun silam. Lebih mengangkat sejarah Kota Bunga Malino,” ujar nya.
Untuk tujuh kegiatan itu, lanjut Iko, akan membutuhkan beberapa lokasi. Seperti lari lintas alam di kawasan hutan pinus,  parade bunga di Lapangan Anggrek, music festival digelar di Lapangan tembak hutan pinus.
Pada malam puncaknya, panitia juga rencananya akan menghadirkan band legendaris Indonesia Dewa 19 dalam formasi reuni dimana Ari Lasso turut andil.
Kadis Pertanian Zulkarnain juga memberikan masukan agar saat event tersebut berlangsung, tak hanya bunga saja yang dipamerkan. Namun juga sayur dan buah hasil perkebunan masyarakat ikut dipertontonkan.
Di akhir rapat itu, Adnan kembali menegaskan tujuan dari event ini adalah masuk dalam kalender nasional setiap tahun.
“Makanya selama tiga tahun berturut-turut, event ini harus terlaksana. Dan tidak boleh tanggalnya berubah. Tapi karena tiga tahun berturut-turut saya beri masukan agar kegiatan setiap tahun bisa berbeda-beda, biar tidak monoton itu-itu saja.(Sumber:beautifulmalino.com)#DinasKominfoGowa
Beautiful Malino 2017 Jembatan Kembar di malam hari Istana Tamalate Balla Lompoa Accera’ Kalompoang