Adnan Cetak Perdana SPPT dan PBB-P2 Gowa Tahun 2018

SUNGGUMINASA——-Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, melakukan pencetakan perdana Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) Kabupaten Gowa Tahun 2018.

Pencetakan ini ditandai dengan penekanan tombol enter computer di Bagian Operasional pencetakan PBB, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gowa, Senin (19/2) sekaligus menandai dimulainya pencetakan SPPT PBB-P2 untuk seluruh wilayah Kabupaten Gowa.

Adnan mengatakan untuk tahun 2018 ini Pemkab Gowa akan mencetak kurang lebih 400 ribu lembar SPPT PBB-P2 dan BPHTB yang rencananya akan dibagikan kepada masyarakat di bulan April 2018 mendatang.

“Hari ini adalah pencetakan perdana PBB dan BPHTB untuk tahun 2018, sekaligus saya melakukan pengecekan kepada mesinnya dan Alhamdulillah setelah saya cek semuanya siap karena mesinnya akan beroperasi setiap hari dan hasil pencetakannya harus lebih baik agar pelayanannya semakin baik juga” ujar orang nomor satu di gowa.

Lebih lanjut, Adnan mengatakan sangat optimis jika PAD tahun ini dapat meningkat sebesar 100
Miliar dari jumlah target tahun ini sebesar 189 Milliar.

“Jadi saya sangat optimis untuk meningkatkan PAD tahun ini dengan cara memberikan surat edaran kepada seluruh pengusaha yang berinvestasi di kabupaten gowa, baik itu pengusaha tambang, Kampus dan Properti, malah saya berencana akan membuat Perda agar semua pengusaha yang berinvestasi di Kabupaten Gowa wajib ber NPWP gowa atau minimal ber NPWP Cabang Gowa,” tandasnya.

Kita berharap pengusaha yang ada di Kabupaten Gowa kedepan membayar pajaknya di Gowa, dari situlah kita akan mendapatkan dana bagi hasil dari pajak, kalau itu kita dapatkan maka PAD Gowa dapat meningkat tahun ini.

Diwaktu yang sama, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gowa, H Ismail Madjid mengatakan dalam sehari bagian pelayanan PBB mampu mencetak sebanyak 400 lembar SPPT PBB-P2 dan BPHTB dan ini akan berlangsung selama dua bulan.

“Insya Allah bulan April nanti rencananya kita akan bagikan SPPT PBB dan BPHTB kepada warga, jadi kita punya waktu dua bulan untuk merampungkan pencetakannya sebelum kita distribusikan,” paparnya.

Ismail juga mengatakan untuk target PBB tahun 2018 ini naik menjadi 189 milyar dibandingkan tahun 2017 lalu yang hanya Rp150 milyar. Kenaikan target ini kata Ismail juga melihat dari pencapaian target PBB tahun lalu yang overtarget. (Sumber:HumasGowa)

Tinggalkan Balasan